Contoh Transkrip Wawancara yang Baik

Contoh Transkrip Wawancara

Membuat transkrip wawancara yang baik dan memiliki nilai memang sudah seperti kewajiban dalam proses kita mengolah format audio dari rekaman wawancara yang kita lakukan ke dalam format teks.

Baik wawancara narasumber berita atau narasumber untuk kebutuhan profesional atau penelitian seperti skripsi, thesis dan desertasi harus melalui proses yang disebut transkrip ini.

Nah kali ini saya akan membagikan sebuah contoh standar yang baik dari file hasil transkrip yang baik, agar hasilnya nanti mudah dipergunakan untuk diolah selanjutnya. Berikut adalah kriteria contoh transkrip wawancara yang baik.

Cara Membuat Transkrip

1. Format yang rapi dan lega

Jadikan format hasil transkrip enak dilihat, pilih standar yang baik dalam Word Processor mulai dari page border, spacing, jenis dan ukuran huruf sampai identation. Ini adalah hal yang paling krusial, karena kalau lihat hasilnya saja sudah bikin capek mata, bagaimana bisa anda bersemangat untuk membaca dan menggali data yang ada di dalamnya.

2. Gunakan standar yang jelas untuk kata-kata yang tidak baku

Kata-kata yang tidak baku kadang menimbulkan variasi yang tidak konsisten saat pengerjaan. Sekilas bukan masalah, tapi bisa nanti membingungkan orang lain yang membacanya, bentuk tidak baku dari “tidak” misalnya, bisa terdapat berbagai variasi, mulai dari ga, gak, enggak, nggak, ngga dan masih banyak lagi.

3. Gunakan tanda baca yang tepat

Kadang kita saat bertanya atau saat narasumber menjawab ada jeda, kadang dengan nada seru, kadang suara lirih atau bahkan saling berpotongan suara. Tanda baca seperti titik, koma titik dua, dan penggunaan ALL CAPS, hypen perlu diperhatikan pemakainnya agar dengan membaca saja orang bisa tahu dan membayangkan flow pembicaraan.

4. Tandai bagian yang tidak jelas

Kadang juga perlu diperhatikan kalau ada bagian pembicaraan yang tidak jelas karena mungkin ada keramain saat melakukan wawancara. Tandai juga bagian seperti ini agar nantinya bisa kembali diperiksa dengan cepat tanpa perlu meruntut dari depan.

5. Buat istilah serapan mudah dikenali

Ada kadang saat wawancara narasumber menggunakan kata-kata serapan secara terus menerus. Pastikan juga jika kata ini belum terlalu umum bagi orang Indonesia ditambahkan penanda, biasanya menjadikannya italic sudah cukup. Cara paling cepat untuk membuat kemunculan 50 kata yang sama adalah dengan find, select all dan tekan CTRL + I.

Yah, kurang lebihnya demikian guideline untuk contoh transkrip wawancara yang baik, semoga bisa memberikan gambaran dan kejelasan ya. Sementara untuk kepentingan bisnis atau lainnya Anda bisa menggunakan » Jasa Transkrip profesional.

Sementara bagi Anda yang saat ini masih belum mempunyai pekerjaan, bisa membaca contoh surat lamaran kerja serta contoh daftar riwayat hidup yang akan menjadi lampiran pada saat melamar pekerjaan pada sebuah instansi atau perusahaan.


error: Content is protected !!